TRIK RAHASIA AGAR CANGKOK TANAMAN BERHASIL
Mencangkok cukup popular dilakukan karena caranya cukup mudah dan tidak
memerlukan tekhnik khusus untuk melakukannya, dan cukup murah juga di
aplikasikan karena menggunakan bahan2 yang mudah didapat disekitar kita. Tekhnik dan cara dasarnya pun hampir setiap orang tahu dan juga mengerti langkah - langkahnya, karena saat dibangku sekolah dasar pun kita pernah mendapat pelajaran tentang tekhnik mencangkok tersebut.
Masalahnya adalah setelah tekhnik2 tersebut di terapkan dilapangan,
terkadang hasilnya berkata lain, banyak diantaranya yang mengalami
kegalan saat mempraktekan tekhnik tersebut, padahal semua step – step
sudah dilakukan sesuai instruksi yang diajarkan.
Pertanyaannya adalah apakah ada yang salah dengan tekhnik yang diajarkan di sekolah...? Jawabnya adalah tidak,….! Ya mungkin hanya ada perlu ada tambahan sedikit saja…. Karena 99% tekhnik yang diajarkan sudah benar…
Pertanyaannya adalah apakah ada yang salah dengan tekhnik yang diajarkan di sekolah...? Jawabnya adalah tidak,….! Ya mungkin hanya ada perlu ada tambahan sedikit saja…. Karena 99% tekhnik yang diajarkan sudah benar…
karena itulah tutorial ini hadir untuk anda yang masih penasaran dengan
tekhnik mencangkok tanaman yang sering gagal & tidak menhasilkan
akar. sama seperti saya, sejak jaman sekolah dasar sampai lulus
smu tidak pernah berhasil mempraktekan tehnik mencangkok seperti yang
pernah diajarkan di sekolah, dan baru2 ini saja bisa berhasil, setelah
mengetahui “rahasia” nya yang sebenarnya sangatlah simple dan
mudah.
Ok langsung saja kita ke TKP
kali ini kita akan mencangkok pohon mangga.
Siapkan alat dan bahan :
- Pisau / cutter
- Plastik pembungkus , ukuran 1 kg / kantong kresek, atau plastik apa saja.
- Tali raffia
- Tanah subur
- Pupuk NPK
- Semprotan untuk mandi burung / suntikan dokter bekas
- Sikat gigi bekas / sikat cuci
- Air bersih
- gergaji
Caranya :
- Pertama pilih batang yang ingin di cangkok ukuran bebas , tapi yang cukup mudah yang
seukuran jari jempol saja. Cari batang yang warnanya kulit masih coklat
segar biasanya dekat dengan batang2 muda yang masih berwarana hijau.
Karena pada batang seperti ini proses pembelahan sel masih sangat aktiv ,
sehingga akan mudah tumbuh akar. Biasanya batang seperti ini ketika dikerat akan menggeluarkan lendir yang banyak dan mudah di kelupas kulitnya.
- Kerat
batang yang sudah dipilih tersebut sepanjang jari kelingking kita ,
atau seperti instruksi yang pernah diajarkan di sekolah. Lalu kelupas
kulitnya dari batang tersebut.
- Kemudian
kerok batang yang sudah terkelupas tadi dengan sisi belakang pisau
untuk menghilang kan kambiumya, cuci dengan air menggunakan semprotan
burung kemudian gosok dengan sikat gigi bekas / sikat cuci sampai kesat
dan tidak terasa licin ketika dipegang.
- Nah selanjutnya ini dia langkah ” rahasia ” nya, yang dulu tidak sempat dia ajarkan waktu di bangku sekolah. Caranya adalah “ biarkan hasil keratan di batang tersebut sampai mengering yaitu
sekitar 4 – 6 hari , agar kambium benar - benar hilang dan tidak
terbentuk lagi menutupi hasil keratan. “ jadi tidak lansung di bungkus
dengan tanah pada hari yang sama saat batang di kerat.
- Setelah
4 – 6 hari atau kambium benar-benar mengering baru dibungkus dengan
tanah subur / tanah biasa yang dicampur sedikit pupuk NPK. Caranya
adalah pasang plastik terlebih dahulu mengelilingi batang lalu ikat
ujung bawahnya dengan tali raffia sehingga terbentuk seperti kantong /
cawan atau drum, lalu isi dengan tanah lewat sisi atas sambil
dipadatkan. Pemilihan material pembungkus berupa plastik disini
dimaksudkan agar tanah lebih kedap, jadi kelembaban tetap terjaga
sehingga tidak perlu sering2 menyiram cangkokan.
- Isi
tanah melebihi tinggi keratan, misal keratan sepanjang 5 cm maka isi
tanah setinggi 10 cm. karena akar akan tumbuh dari kulit batang bagian
atas keratan, bukan dari dalam keratan. Fungsi keratan adalah untuk
memutus jalur makanan / nutrisi yang dihasilkan dari hasil foto sintesis
ke seluruh bagian tanaman, Sehingga terkumpul di satu tempat, lalu
karena bagian tersebut terdapat gumpalan tanah maka tanaman membentuk
akar.
- Setelah plastic terisi tanah hingga penuh, ikat ujung atas plastic dengan tali raffia dan juga bagian tengahnya agar lebih kuat.
- Periksa
seminggu Sekali kalau perlu tambahkan air yang diberi larutan pupuk npk
dengan menyuntiknya dengan suntikan dokter bekas atau dengan semprotan
burung dengan sedikit membuka ikatan ujung atas cangkokan.
- Setelah 1 - 2 bulan biasanya sudah terlihat akar keluar dari dalam tanah cangkokan melalui sela – sela plastic. Kalau dirasa sudah cukup banyak bias segera disapih dari induknya.
- Sebelum
menyapih atau memotong hasil cangkokan , 3 hari sebelumya buang semua
daun yang ada di batang hasil cangkokan sisakan 3 lembar daun saja di
tiap ujung nya lalu potong jadi setengah tiap lembar daunnya, fungsinya
adalah untuk mengurangi penguapan ketika sudah disapih dari induknya dan
juga untuk mengurangi beban daya dukung akar yang masih baru.
- Setelah
3 hari semenjak pengurangan jumlah daun potong bagian bawah cangkokan
dengan hati2 menggunakan gergaji ( lebih mudah menggunakan gergaji besi )
sambil memegangi
ujung atas batang dan bungkusan tanah cangkokan, usahakan 2 orang yang
mengerjakan agar aman karena akar masih sangat rapuh.
- Lalu
setelah dipotong lepaskan plastic pembungkus cangkokan kemudian masukan
dalam polibag besar / kantong kresek besar dan tambahkan tanah. Letakan
ditempat yang teduh tidak terlalu terkena terik matahari. Rawat secara
intensif selama 1 bulan sampai tumbuh tunas2 daun baru, setelah daun
dirasa cukup banyak silahkan di pindahkan kepekarangan atau ditanam
langsung ditanah.
semoga berhasil saat di praktekan.
Sekian dan semoga bermanfaat…
Terima Kasih sudah mampir di blog saya : SERBA GAMPANG dot com
BACA JUGA :
KUMPULAN ARTIKEL BERMANFAAT LAINNYA
trima kasih smoga manfaat
ReplyDeleteMksh
ReplyDelete